Skip to main content

Posts

Ulang Tahun Ke-5...

Rara (anak pertama kami) hari ini tanggal 22 Juni 2005, merayakan ultahnya yang ke 5 (lima). Kebiasaan kami kalau ada yang ulang tahun, makan mie, beli atau memasak mie sendiri. Memasak Makan mie sudah menjadi kebiasaan di keluarga istriku, yang terus dibawa sampai sekarang. Tapi hari ini kami tidak masak mie, tapi dirayakan di water park The Taman Dayu Pandaan Pasuruan, bersama teman-teman sekolahnya, PAUD/TK Mentari Pagi. Kebetulan PAUD/TK Mentari Pagi mengadakan kegiatan Rekreasi Keluarga Tahun ajaran 2007-2008 ke Water Park The Taman Dayu yang diadakan pada hari minggu tanggal 22 Juni 2008. Karena tanggal rekreasinya sama dengan hari ultah Rara, ya sekalian dirayakan bersama teman-teman Selamat ulang tahun Rara.... Artikel ini ditulis oleh herdhyn dan pertama kali dipublikasikan pada tanggal 22 Juni 2008. Artikel bebas untuk didistribusikan ulang untuk keperluan non komersial selama mencantumkan nama penulis dan sumber artikel serta tidak mengubah sebagian atau seluruh ...

Ada apa dengan modem speedy…..?

Hari selasa malam, tanggal 03 Juni 2008, maunya online lagi melanjutkan ngobrol dengan teman yang terputus tadi sore. Ternyata malah tidak bisa sama sekali. Lampu di data tidak nyala. Kucoba setting di modem juga tidak berhasil. Ada apa ini….? Layanan telpon 147 hanya bisa memberi jawaban “laporan diterima dan akan diteruskan ke bagian teknisi….” . Buku manualpun sudah dibolak-balik, dicoba lagi, gagal lagi . Ada tidak ya di internet yang mau berbaik hati nulis tips setting modem speedy? Barangkali Anda bisa bantu ? Gagal deh chattingnya. Belum lagi nulis untuk blog yang lainnya . Ada yang nawari internetan gratis pake kartu CDMA , setelah beli produknya dan dicoba sampai sekarangpun ternyata tidak bisa juga. Memangnya apa ada yang gratis ya…? Artikel ini ditulis oleh herdhyn dan pertama kali dipublikasikan pada tanggal 04 Juni 2008. Artikel bebas untuk didistribusikan ulang untuk keperluan non komersial selama mencantumkan nama penulis dan sumber artikel serta tidak mengubah...

Cerita Jalan2 (Bag ke-5) Sewa Bis ke Mustofa

Setelah seharian melakukan perjalanan dari batam ke Singapura melalui penyeberangan laut , kemudian berkeliling kota, lalu ke pulau Sentosa , badan terasa penat. Inginya segera sampai di penginapan terus istirahat. Kali ini tempat menginapnya jauh dari kota. Meski jauh tetap saja masih terasa suasana kota. Sangat beda dengan desa di kotaku, yang namanya desa ya sepi, kontras dengan negera Singapura, sepertinya tidak ada yang namanya desa (bener tidak ya....). Kesempatan tidak datang dua kali, begitu kata pepatah. Daripada menghabiskan waktu di hotel lebih baik jalan-jalan. Kebetulan beberapa kawan juga ada yang ingin beli sesuatu untuk dibawa ke Indonesia. Dengan berbekal bahasa inggris pas-pasan, kamipun nekad mencari kendaraan yang mau mengantar ke pusat pertokoan Mustaffa. Setelah berjalan beberapa puluh meter, ada sebuah bis yang parkir di pinggir jalan, beruntung ada sopirnya di dalam. Setelah nego Pak Supir mau juga mengantar kami ke pertokoan Mustofa. Ternyata jauh sekal...

Pengalaman Buruk Jangan Ditiru (Berbagi Cerita Bag-4)

Hujan rintik-rintik sepanjang perjalanan tidak menyurutkan semangat untuk berkeliling kota. Tujuan pertama melihat pertokoan di pecinan. Begitu bis parkir, bergegaslah menuju ke pertokoan dalam satu komplek semacam mal di Indonesia. Sebelum berangkat sudah kurencanakan membeli battery cadangan untuk handycam dan game portable Sony PSP. Pengalaman “tidak enak” yang ingin kubagi ceritanya, dan jangan pernah meniru apalagi sampai Anda mengalaminya. Singkat cerita battery dan PSP jadi kebeli juga. Tapi bukannya dapat harga yang lebih murah malah lebih banyak uang yang harus dibelanjakan. Mungkin ini perlu ditiru bagi Anda yang akan menekuni profesi pedagang. Kalau mau jadi pembeli juga harus tahu trik mereka supaya tidak terjebak. Kekonyolan itu terjadi ketika mulai menawar battery cadangan untuk handycam. Pada waktu menawar battery, yang ada di otakku justru harga PSP. Begitu dihitung-hitung harganya lebih murah, maka kusetujui saja harganya. Baru tersadar kalau harga baterry tadi ...

Andaikan mampu naik kapal pesiar mewah....(berbagi cerita bag.3)

Perjalanan dilanjutkan melalui laut dengan menumpang kapal very menuju kota singa. Di dalam very banyak turis asing dari daratan asia juga, mungkin dari Taiwan, Hongkong atau China. Sulit untuk membedakan mereka, karena warna kulit, mata dan bentuk muka yang hampir sama. Sinyal ponsel pun semakin hilang seiring perjalanan very menjauhi daratan Pulau Batam. Sinyal kembali muncul dari operator milik Singapura. Di atas geladak yang tidak begitu luas angin berhembus kencang. Di kejauhan nampak kapal pesiar (Asian Cruise) yang besar sekali sedang lego jangkar di perairan Singapura. Selain kapal pesiar, ada juga kapal cargo yang sibuk di sepanjang alur pelayaran. Di seberang nampak juga kapal tongkang (barge) yang ditarik kapal pandu (tug boat) sedang membawa muatan pasir, mungkin pasir dari Indonesia yang dijual ke Singapura. Pelabuhan transit dan pergudangan itu sudah dikenal sejak dulu karena letaknya yang strategis, meskipun pulaunya sangat kecil (dibanding Indonesia yang sangat luas). S...

Taksi Menunggu Penumpang dan Penumpang Menunggu Taksi (Berbagi Cerita Bag.2)

Saya ambil judul diatas terinspirasi oleh cerita teman dari Pulau Bintan yang duduk sebangku saat menyeberang dari Singapura ke Batam. Karena asyik cerita sampai lupa tanya nama, yang kuingat dia kerja di kejaksaan. Hal kecil yang sebaiknya jangan ditiru, sudah ngobrol lama tapi tidak tahu namanya. Padahal saya berharap perjalanan kali ini bisa menambah wawasan sekaligus menambah teman. Jujur saja saya ini sangat pelupa kalau mengingat nama orang, kalau wajah masih lumayan. Lumayan parah lupanya :). Dia cerita kalau di Batam itu sekarang sepi semenjak ditutupnya perjudian. Tempat perjudian tidak semuanya tutup, masih ada yang bukahanya saja tempatnya sangat terpencil. Jalan akses masuknya tidak di aspal hanya diperkeras saja. Sebelum sampai ke komplek perjudian dipinggir jalan haya ada semak belukar. Makanya sepi, mungkin yang mau judi takut dirampok dijalan , pikirku. Benar atau tidaknya kondisi Batam yang mulai sepi karena penutupan judi saya sendiri tidak ambil pusing. Yang pasti me...

Berbagi Cerita Perjalanan Batam - Singapura (Bagian 1)

Liburan ke Batam dan Singapore tanggal 17 s/d 19 Agustus 2007 merupakan tour kedua yang saya ikuti bersama teman-teman. Ada hal unik yang ingin saya bagi dengan pembaca blog ini. Mungkin bagi sebagian orang pengalaman tour ke Batam dan Singapura tidak menarik lagi. Bagi yang sudah biasa tour ke sana boleh kirim cerita uniknya di blog ini. Delay yang melelahkan Karena harus berangkat sebelum jam delapan pagi tanggal 17-08-2007, maka kami satu rombongan kurang lebih 44 orang harus tiba di bandara Juanda maksimal jam tujuh pagi. Saya sendiri bangun pagi-pagi jam 4, karena jam 5 harus jemput sebagian teman yang tinggalnya searah ke tempat berkumpul di Jl. Pahlawan -Taman Pinang. Sudah siap-siap sejak pagi ternyata penerbangan harus ditunda hampir tiga jam. Seharusnya sampai Batam jam sepuluh pagi, akhirnya baru tiba jam 12:30. Waktu yang terbuang sia-sia karena penundaan pesawat yang waktu jalan-jalan di Batam berkurang. Terlambat tiba di bandara Ketika perjalanan kembali ke Surabaya hari...